Platform riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Masuk petugas

Triusia, kalkulator tiga usia: usia berat, usia tinggi, dan usia kronologis

Membaca pertumbuhan anak dari tiga usia

Triusia membantu kader dan tenaga kesehatan menilai berat badan, panjang atau tinggi badan, dan umur anak dalam satu langkah, lalu menunjukkan anak mana yang perlu dirujuk.

Hasil kalkulator Risiko tinggi
Usia berat 12,7 bln
Usia tinggi 15,1 bln
Usia kronologis 24,0 bln

Usia berat < usia tinggi < usia kronologis

PB/U atau TB/U
−2,82
BB/U
−1,89
BB/TB
−0,61
Contoh: anak laki-laki 24 bulan, berat 9,8 kg, tinggi 78,5 cm

Tiga usia, satu pola

Usia berat adalah umur ketika berat badan anak sama dengan median berat anak rujukan WHO. Usia tinggi dihitung dengan cara yang sama untuk panjang atau tinggi badan. Keduanya dibandingkan dengan usia kronologis, yaitu umur anak sebenarnya.

Pada gangguan pertumbuhan terkait gizi, berat badan biasanya terdampak lebih dulu. Bila kekurangan berlangsung lama, pertumbuhan linier ikut melambat, sehingga urutannya menjadi usia berat, lalu usia tinggi, lalu usia kronologis. Pedoman klinis nasional memakai perbandingan ini untuk membedakan perawakan pendek karena gizi dari penyebab lain.

Usia berat < usia tinggi < usia kronologis

Mengarah ke masalah gizi

Berat tertinggal lebih jauh daripada tinggi, dan tinggi tertinggal dari umur.

Usia berat setara usia tinggi < usia kronologis

Pendek proporsional

Dapat ditemukan pada variasi normal seperti perawakan pendek familial. Perlu dinilai tenaga kesehatan.

Usia tinggi < usia kronologis, usia berat lebih besar

Perlu cari penyebab lain

Tinggi tertinggal sementara berat relatif lebih. Pola ini tidak khas kekurangan gizi.

Usia berat Usia tinggi Usia kronologis

Cara kerja kalkulator

Empat langkah yang sama dipakai di Posyandu, Puskesmas, maupun saat pengumpulan data penelitian.

  1. 1

    Ukur

    Timbang berat badan. Ukur panjang badan telentang untuk anak di bawah 24 bulan dan tinggi badan berdiri untuk anak 24 bulan ke atas.

  2. 2

    Hitung

    Kalkulator menghitung z-score BB/U, PB/U atau TB/U, BB/PB atau BB/TB, dan IMT/U menurut Permenkes No. 2 Tahun 2020.

  3. 3

    Baca pola

    Usia berat dan usia tinggi dibandingkan dengan usia kronologis untuk melihat apa yang tertinggal dan seberapa jauh.

  4. 4

    Tindak lanjut

    Hasil dikelompokkan menjadi risiko rendah, sedang, atau tinggi, lengkap dengan alasan dan saran tindak lanjut.

Dibuat untuk layanan primer

Kader Posyandu

Isian sederhana dengan hasil yang langsung terbaca. Kalkulator tetap berjalan saat sinyal lemah setelah aplikasi dipasang.

Bidan dan petugas Puskesmas

Riwayat pengukuran, grafik pertumbuhan, persetujuan wali, intervensi, dan lembar rujukan dalam satu tempat.

Dokter dan peneliti

Evaluasi klinis tersamar, ekspor data sesuai kamus data, serta analisis sensitivitas, spesifisitas, dan kappa.

Tentang penelitian

Kalkulator ini dikembangkan dan divalidasi dalam penelitian Pengembangan dan Validasi Kalkulator Skrining Digital Berbasis Pedoman Nasional untuk Deteksi Dini dan Triase Risiko Stunting pada Anak di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Baca selengkapnya

Desain
Studi akurasi diagnostik, potong lintang
Subjek
270 anak usia 0 sampai 59 bulan
Lokasi
Wilayah kerja Puskesmas Tanjungsari, Pamulihan, dan Sukasari, Kabupaten Sumedang
Standar rujukan
Penilaian dokter spesialis anak secara tersamar
Target kinerja
Sensitivitas dan spesifisitas minimal 80%, kappa minimal 0,61
Periode
April sampai Desember 2026

Tim peneliti

  • Aly Diana, dr., M.Kes., MPH(Nutr), PhD

    Ketua periset

    Ilmu Kesehatan Masyarakat, FK Universitas Padjadjaran

  • Viramitha Kusnandi Rusmil, dr., M.Kes., Sp.A(K)

    Anggota periset

    Ilmu Kesehatan Anak, FK Universitas Padjadjaran

  • Mulya Nurmansyah Ardisasmita, dr., M.T.

    Anggota periset

    Ilmu Kesehatan Masyarakat, FK Universitas Padjadjaran

  • Claudia Leong

    Mitra peneliti internasional

    Ara Institute of Canterbury, Christchurch, Selandia Baru

Mitra dan lokasi

  • Universitas Padjadjaran Fakultas Kedokteran
  • Ara Institute of Canterbury Christchurch, Selandia Baru
  • Puskesmas Tanjungsari Kabupaten Sumedang
  • Puskesmas Pamulihan Kabupaten Sumedang
  • Puskesmas Sukasari Kabupaten Sumedang

Tanya jawab

Apakah hasil kalkulator sama dengan diagnosis stunting?

Tidak. Kalkulator menilai data antropometri dan pola pertumbuhan untuk triase. Diagnosis stunting memerlukan pemeriksaan dokter, termasuk menyingkirkan penyebab perawakan pendek yang bukan karena gizi.

Standar apa yang dipakai?

Standar Pertumbuhan Anak WHO 2006 yang ditetapkan di Indonesia melalui Permenkes No. 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Kategori status gizi mengikuti peraturan tersebut.

Mengapa anak di bawah 24 bulan diukur telentang?

Standar WHO untuk umur 0 sampai 24 bulan disusun dari panjang badan telentang, sedangkan umur 24 sampai 60 bulan dari tinggi badan berdiri. Bila cara ukur berbeda, kalkulator mengoreksi 0,7 cm secara otomatis.

Apa beda usia berat dengan BB/U?

BB/U menyatakan seberapa jauh berat anak dari median dalam satuan standar deviasi. Usia berat menyatakan umur ketika median berat anak rujukan setara dengan berat anak tersebut, sehingga mudah dibandingkan dengan usia tinggi dan umur sebenarnya.

Bagaimana data anak dijaga?

NIK tidak disimpan, hanya nilai hash berkunci. Nama dan kontak disimpan terpisah dan hanya dapat dilihat petugas yang berwenang. Data untuk analisis diekspor dengan kode subjek.

Bisakah dipakai tanpa internet?

Setelah aplikasi dipasang dan dibuka sekali saat daring, kalkulator tetap dapat menghitung tanpa sinyal. Menyimpan data ke server tetap memerlukan koneksi.

Coba dengan data pengukuran Anda

Kalkulator dapat dipakai tanpa akun. Masuk sebagai petugas untuk menyimpan riwayat pengukuran dan membuat lembar rujukan.

Pasang di layar utama

Aplikasi terbuka tanpa bilah browser dan kalkulator tetap bisa dipakai saat sinyal lemah.

iPhone atau iPad (Safari)

  1. Ketuk tombol Bagikan di bilah bawah.
  2. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
  3. Ketuk Tambah.

Android atau tablet (Chrome)

  1. Buka menu titik tiga di kanan atas.
  2. Pilih Instal aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.